Transformasi Digital Berkelanjutan Bukan Sekedar Untuk Bertahan

Bisnis anda semakin menghadapi tantangan berat dalam era digital, dimana semakin banyak perusahaan startup yang berpotensi mengambil pasar. Terkadang tanpa disadari oleh pebisnis yang sudah lama berada dipasar, tiba-tiba terpukul mundur dari pasar. Dengan memahami istilah ‘transformasi digital berkelanjutan’ anda dapat mengenali masalahnya sebelum memberikan dampak pada bisnis anda.

devops untuk transformasi digital berkelanjutan

Kenapa Perusahaan Harus Melakukan Transformasi Digital Berkelanjutan ?

Di erta tahun 90an hingga tahun 2000an, banyak perusahaan berlomba-lomba dalam melakukan transformasi digital. Seluruh sistem yang menggunakan kertas, digantikan dengan sistem elektronik. Namun, setidaknya sejak tahun 2014, banyak perusahaan startup Indonesia yang memanfaatkan teknologi sistem informasi mulai muncul kepermukaan. Bahkan, perusahaan-perusahaan startup tersebut mulai mengambil porsi pasar secara dramatis.

Perusahaan lama yang sudah melakukan transformasi digital, seperti Taxi Blue Bird, juga mengalami dampak persaingan dengan perusahaan startup. Dan perusahaan startup yang lain, juga menghadapi persaingan dengan perusahaan startup yang terus bermunculan dan menawarkan keunikan layanan.

Seperti Taksi Blue Bird, mau tidak mau mereka harus mengadakan fitur baru di sistem mereka. Blue Bird cukup cepat merespon hal ini dengan membuat aplikasi pemesanan taxi untuk sistem Mobile Android.

Apa yang dilakukan Blue Bird, merupakan salah satu pendekatan “transformasi digital berkelanjutan” dan cukup menggambarkan kenapa perusahaan harus melakuan hal yang serupa. Transformasi digital berkelanjutan adalah suatu pendekatan untuk terus melakukan improvisasi dalam peningkatan layanan dan sistem internal.

Bukan Sekedar Untuk Bertahan

Beberapa waktu yang lalu, dunia bisnis startup global dikejutkan dengan hengkangnya FoodPanda dari Indonesia. Beberapa pengamat dunia startup di Asia menyatakan bahwa Go-Jek dengan layanan pesan antar makanannya “Go-Food” menjadi faktor penyebabnya.

Go-Jek yang juga merupakan perusahaan startup, menjadi faktor eksternal yang berdampak bagi usaha pesan antar makanan “FoodPanda”. Dengan aplikasi mobile dan layanan pesan antar makan yang lebih cepat, Go-Food mengambil posisi sebagai pemimpin pasar “online food ordering“.

Mengapa Bisnis Sekarang Ini Harus melakukan transformasi digital berkelanjutan

Disini dapat kita lihat bahwa pada era bisnis digital yang semakin pesat perkembangannya, perusahaan harus segera merespon faktor eksternal tersebut. Sebelum berdampak secara signifikan pada bisnisnya, perusahaan harus melakukan transformasi digital berkelanjutan.

Contohnya, dengan mengadakan fitur kemudahan pembayaran, fitur untuk kecepatan transaksi, fitur untuk menerima respon dari pelanggan. Go-Jek dengan GoFoodnya pun juga menghadapi hal serupa. Jika ada bisnis lain yang memiliki fitur layanan dan fitur internal lebih baik lagi, tentu GoFood juga dapat berkurang bisnisnya. Baru-baru ini Go-Jek juga di demo oleh para driver-nya, salah satu point mereka adalah aplikasi yang sering bermasalah.

Masih banyak fitur-fitur lainnya yang perlu diadakan, seperti visualisasi pengantaran pesanan, pengukuran estimasi kapan antaran tiba di depan pintu pelanggan. Yang tidak kalah penting adalah program antar muka (API) untuk bisnis lain yang membutuhkan layanan bisnsis anda.

Sehingga dapat kita pahami, transformasi digital berkelanjutan bukan hanya sekedar untuk bertahan dalam bisnis. Transformasi digital berkelanjutan lebih di tujukan untuk memberikan pelayanan yang lebih berkualitas dan sistem internal yang lebih lancar.

Bagaimana Cara Melakukan Transformasi Digital Berkelanjutan ?

Dengan prinsip mengadakan improvisasi terus menerus terhadap sistem informasi, perusahaan dapat melakukan transformasi digital berkelanjutan. Sebuah alur pipa dalam pendekatan ini diperlukan. Salah satu kegunaan alur pipa tersebut adalah untuk mendapatkan feedback dari pihak internal dan dari pelanggan secara real-time. Sehingga pihak manajemen operasional perusahaan dapat mengolah informasi tersebut, dan mendiskusikan dengan bagian pengembang untuk mengadakan fitur-fitur baru yang diperlukan

Proses tersebut dinamakan dengan budaya DevOps, yang mendekatkan bagian pengembang dengan bagian operasional agar lebih lancar dalam berkolaborasi. Kelancaran kolaborasi antara pengembang dan pihak operasional merupakan faktor yang menentukan kemampuan bisnis anda dalam menghadapi faktor eksternal yang berkembang pesat.

Di Indonesia sudah banyak perusahaan yang menerapkan budaya DevOps, terutama untuk perusahaan startup seperti :

  • Agen tiket online, Traveloka
  • Belanja grosir kebutuhan sehari-hari, HappyFresh
  • Situs periklanan online, OLX Indonesia
  • Situs marketplace, tokopedia dan BukaLapak
  • Dan sebagainya

Sebetulnya, setiap bisnis yang bermaksud untuk berkembang selain untuk tetap bertahan, memerlukan budaya kerja DevOps ini. Dengan menerapkan budaya DevOps maka bisnis anda dapat menjadi terdepan dalam pelayanan pelanggan dan semakin lincah dalam operasional internal. Ini berarti bahwa DevOps sangat diperlukan perusahaan dalam menghadapi dinamika bisnis yang semakin berkembang pesat.

Dengan menerapkan konsep DevOps, bisnis anda dapat cepat mengadakan fitur-fitur baru untuk para pengguna. Misal membuat cara pemesanan yang semakin mudah dan cepat, cepat menanggapi keluhan dan mencatat keluhan tersebut secara otomatis. Keluhan yang tercatat secara otomatis tersebut, dapat di analisa secara otomatis terhadap bagian bisnis  yang mana terdapat gangguan atau hambatan.

Perusahaan sekarang ini, harus membuat analisa-analisa intelligent untuk dapat lebih memperlancar konversi operasional menjadi pendapatan. Hasil dari analisa tersebut banyak memberikan keputusan untuk pembuatan fitur-fitur baru, baik untuk digunakan secara internal maupun untuk melayani konsumen. Disini pentingnya perusahaan menerapkan konsep DevOps untuk mendukung ide-ide pengembangan yang dikeluarkan oleh pihak manajemen.

jasa konsultasi pengembangan IT perusahaan

Keuntungan Pengembangan Sistem Informasi Berkelanjutan

Kecepatan dalam suatu siklus proses transaksi merupakan tujuan “transformasi digital berkelanjutan” dengan menerapkan budaya DevOps. Dengan berkomitmen pada pengembangan sistem informasi berkelanjutan, bisnis anda tidak sekedar bertujuan untuk bertahan akan tetapi lebih pada untuk menjadi pemimpin pasar. Oleh karena itu, kecepatan dalam transformasi digital dapat memberikan keunggulan kompetitif.

Bisnis yang berhasil atau paling tidak diyakini dapat menjadi pemimpin pasar dapat lebih menarik perhatian para pemodal besar. Dengan akuisisi saham, perusahaan anda dapat terbebas dari pinjaman hutang bank yang sebetulnya menghambat operasional dengan cekikan cicilan berbunga. Bedanya dengan akuisisi saham, modal kerja operasional perusahaan tidak terbebani, anda hanya perlu fokus pada pengembangan usaha. Perusahaan anda semakin berkembang, maka nilai saham perusahaan anda akan semakin meningkat juga.

Dengan melakukan “orkestrasi infrastruktur IT” anda dapat selalu mengembangkan sistem layanan menjadi semakin cepat dan tangkas dalam menghadapi perubahan kondisi pasar. Kita sama-sama meyakini bahwa tidak ada bisnis yang dapat bertahan lama jika tidak cepat menanggapi perubahan. Studi kasus hengkangnya FoodPanda dari Indonesia merupakan alasan kuat kenapa setiap bisnis harus melakukan Transformasi Digital Berkelanjutan. Sekarang, bisnis membutuhkan lebih dari sekedar mengubah sistem internal menjadi paperless. Akan tetapi harus lebih proaktif dalam menghadapi dinamika bisnis untuk menekan risiko sekaligus menjadi pemimpin pasar.

Kedepannya, era big data akan sangat berpengaruh pada seluruh bisnis. Baik perusahaan besar maupun perusahaan yang baru berdiri mendapatkan peluang yang sama dalam meraih pasar. Dengan mengadakan otomatisasi yang terintegrasi antara faktor eksternal dan internal, bisnis dapat menampilkan informasi visual secara real-time terhadap apa yang perlu dipertimbangkan.

Perkuat infrastruktur IT anda, dan terapkan budaya DevOps untuk dapat terus berkembang. DevOps merupakan pendekatan yang lebih sesuai sekarang ini untuk dapat lebih cepat melakukan improvisasi bisnis.

Data Center Indonesia Dan Konsultan IT
Data Center Indonesia Dan Konsultan IT
Elitery (PT. Data Sinergitama Jaya),
pengelolaan infrastruktur IT, otomatisasi IT, orkestrasi IT, implementasi DevOps
Elitery lebih dari sekedar penyedia fasilitas data center Indonesia. Elitery memberikan solusi IT untuk perusahaan yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan saat ini.
Silahkan berdiskusi..

3 Responses so far.

  1. […] DevOps memerlukan para praktisi IT yang memiliki keahlian mendalam dalam berbagai bidang yang berbeda. DevOps menyatukan para pengembang dan secara langsung dapat berkolaborasi pada pihak operasional, sehingga umpan balik dari pengujian dapat di terima secara real-time. Bahkan di tingkat perusahaan pun, DevOps merupakan salah satu syarat dalam melakukan transformasi digital. Apalagi era Smart City ? tanpa budaya DevOps terlebih dahulu maka pekerjaan tidak akan bisa selesai cepat. Untuk itu para stake holders juga penting memahami istilah “Transformasi Digital Berkelanjutan”. […]

  2. […] Silahkan Baca Juga Mengenai: Transformasi Digital Berkelanjutan Yang Dilakukan Perusahaan StartUp […]

  3. […] melakukan transformasi digital berkelanjutan, bisnis lebih dapat berjalan pada dinamika dan pergeseran umum yang terjadi. Sehingga bisnis anda […]

Pin It on Pinterest

Share This