Jenis Tangki Air dan Kapasitasnya

Kebutuhan akan air pasti selalu ada setiap hari seperti untuk mandi, minum, masak, menyiram tanaman, dan kebutuhan lainnya. Manusia memang tidak bisa hidup tanpa air, bahkan ada penelitian yang mengungkapkan bahwa manusia bisa lebih cepat meninggal karena dehidrasi daripada karena kelaparan. Maka dari itu, setiap tempat tentunya membutuhkan wadah untuk menampung air agar bisa digunakan oleh banyak orang yang tinggal ata berada di tempat tersebut. Wadah yang bisa digunakan untuk menampung banyak air adalah tangki air.

Jenis Tangki Air dan Kapasitasnya

Jenis Tangki Air dan Kapasitasnya

Biasanya, tangki air digunakan untuk menampung air yang diambil dari tanah kemudian digunakan untuk keperluan sehari-hari. Namun, setiap tempat tentunya menggunakan jenis tangki air yang berbeda sebagai tempat penampungannya tergantung dari luas tempat dan juga banyaknya air yang biasa ditampung. Berikut ini beberapa jenis macam tangki air :

Fiberglass

Tangki air ini memiliki struktur dinding tangki yang kaku dan juga kokoh. Untuk tangki yang berukuran besar nantinya bisa langusng dibuat di tempat pemasangan. Tangki ini memiliki banyak kekurangan seperti dindingnya yang mudah keropos sehingga nantinya dinding fiber yang copot dapat larut di dalam air. Selain itu, dinding fiberglass juga mudah retak akibat pergantian cuaca ataupun benturan. Biaya perawatanna juga relative lebih mahal.

Stainless Steel 304

Dari segi desainnya memang terlihat sangat elegan, modern dan juga mewah. Selain itu, air yang ada di dalam tangki air ini tidak mudah ditembus oleh sinar matahari. Bukan itu saja, lumut yang ada di dalam tangki ini juga tidak bisa tumbuh loh. Tangki air ini juga kuat terhadap tekanan yang cukup tinggi. Jenis tangki ini juga mendapatkan pengakuan dari FDA (Food, Drug & Administration). Namun, untuk biaya perbaikannya jika memang terbilang mahal. Selain itu, pada bagian sambungannya juga mudah korosi atau karatan. Jenis tangki air ini hanya dapat menampung air yang bersih atau dari PAM karena jika menampung air dari tanah dapat menimbulkan korosi.

Poly Etilene

Jenis tangki air ini paling banyak digunakan orang. Walaupun bentuknya tidak terlihat mewah atau elegan, namun tangki air ini sangat ringan dan bisa dipindahkan kemana saja dengan mudah. Tangki air ini dicetak tanpa menggunakan sambungan sehingga aman dari kebocoran. Selain itu, jenis tangki air ini lebih tahan terhadap benturan. Bukan itu saja, jenis tangki polyethylene ini juga memiliki lapisan khusus yang dapat menghambat pertumbuhan jamur. Harga tangki ini juga relative lebih murah dibandingkan jenis tangki yang lainnya.

Kapasitas untuk penyimpanan air ini tergantung dari bentuk Tangki Air :

Tangki Silinder-> Kapasitas Penyimpanan              = 250 liter-22.500 liter

Tangki Tanam-> Kapasitas Penyimpanan                               = 550 liter-2.500 liter

Tangki Horizontal-> Kapasitas Penyimpanan        = 5.000 liter

Tangki Segiempat-> Kapasitas Penyimpanan       = 1.100 liter

Tangki Stainless Steel-> Kapasitas Penyimpanan                = 600 liter-5000 liter

Pemilihan jenis tangki air dan kapasitasnya harus sesuai dengan tempat atau lokasi pemasangan tangki. Jika memang tempat atau lokasinya ditempati banyak orang seperti perkantoran, pabrik, dan rumah sakit tentunya membutuhkan tangki yang memiliki kapasitas penampungan air yang banyak.

Selain itu, pilihlah jenis air yang sesuai dengan faktor cuaca di lingkungan anda. Sebaiknya memilih jenis tangki air PE (Poli Etilene) yang tidak mudah keropos ketika cuaca panas dan juga tahan terhadap benturan sehingga tidak mudah bocor. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk anda.

Silahkan berdiskusi..
Post Tagged with , , , ,

Comments are closed.

Pin It on Pinterest

Share This