menghitung biaya digital marketing

Berapa Biaya Digital Marketing dan Bagaimana Cara Hitungnya?

Berapa Biaya Digital Marketing ?. Jawaban atas pertanyaan ini sederhana, “Itu tergantung,” tapi kami tahu itu tidak pernah membantu. Jadi, mari kita gali sedikit lebih dalam dengan beberapa pertanyaan lain untuk menemukan jawabannya.

Pertanyaan seperti:

  • Apakah bisnis Anda termasuk mapan?
  • Bisnis baru?
  • Kategori yang sangat kompetitif?

Brand yang mapan dapat menghabiskan lebih sedikit dari pada startup karena mereka sudah memiliki basis pelanggan yang loyal.

Perusahaan baru, atau yang berada dalam ruang yang sangat kompetitif, perlu mengalokasikan lebih banyak biaya digital marketing. Jika Anda adalah perusahaan CPG (Produk retail massal), Anda akan berada di bagian atas daftar pengeluaran anggaran.

Berapa Biaya Digital Marketing?

Meskipun tidak ada persen pasti dari pendapatan kotor Anda yang harus Anda belanjakan, ini setidaknya akan memberi Anda beberapa tolok ukur untuk memulai.

%

Biaya Digital Marketing dari Total Anggaran Pemasaran

%

Dari total anggaran untuk digital marketing

%

Anggaran untuk Content Marketing

Sedangkan biaya pemasaran dihitung dari total pendapatan per tahun, ini berkisar:

  • 12 – 20% untuk perusahaan startup
  • 6 – 12 % untuk perusahaan mapan

Sehingga, biaya pemasaran adalah 6% hingga 20% dari total pendapatan. Misal, pendapatan Anda per tahun adalah Rp. 100 milyar, maka biaya pemasaran minimum adalah Rp. 6 milyar, hingga Rp. 12 milyar.

Jika rata-rata anggaran biaya digital marketing perusahaan adalah 20% dari total biaya pemasaran secara keseluruhan, maka biaya digital marketing yang dapat dianggarkan adalah sebesar Rp. 1.2 milyar hingga Rp. 2.4 milyar per tahun, jika omset Anda Rp. 100 milyar.

Jika Anda terlalu tamak dalam hal anggaran biaya pemasaran, maka akan ada kemungkinan penurunan omset di tahun yang mendatang. Sedangkan jika Anda terlalu boros, maka Anda tidak akan mendapatkan hasil akhir yang optimal. Oleh karena itu, perhitungan biaya digital marketing secara tepat dan terukur sangatlah penting.

Ada beberapa area yang harus Anda fokuskan saat Anda merencanakan anggaran pemasaran digital. Agar konten Anda dapat ditemukan dan dikonsumsi online, itu benar-benar bermuara pada mengalokasikan anggaran untuk empat hal ini:

  1. Membuat konten yang tepat yang beresonansi dengan audiens Anda
  2. Mengoptimalkan konten untuk visibilitas di hasil pencarian yang sangat tinggi
  3. Mempromosikan konten untuk mengarahkan audiens ke situs Anda
  4. Mendistribusikan konten untuk mendorong jumlah pemirsa baru.

Ada tiga cara untuk menyelesaikan empat tugas ini: Anda bisa melakukan semuanya sendiri, berkolaborasi dengan agensi atau menyerahkan semuanya kepada agensi.

Opsi mana yang terbaik untuk Anda?

Setiap pendekatan memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri bersama dengan biaya digital marketing terkait. Sementara mengalihkan semua pemasaran konten Anda ke agensi bisa menjadi pendekatan yang lebih mahal, itu juga bisa menjadi yang tercepat untuk diterapkan dan mendapatkan ROI.

Melakukan semuanya sendiri bisa menjadi yang paling murah, tetapi mungkin akan memakan waktu paling lama untuk diterapkan. Anda juga akan dibatasi berdasarkan keahlian pemasaran digital Anda dan ketersediaan sumber daya Anda.

Cara ketiga untuk menyebarkan strategi pemasaran digital adalah melakukannya bersama dengan agensi. Mendapatkan keahlian dan sumber daya mereka, sambil belajar dan menerapkan praktik terbaik di seluruh organisasi Anda.

Apakah ada korelasi antara berapa banyak biaya digital marketing dengan efektivitas?

Menurut laporan Tren Pemasaran 2018, perusahaan rata-rata menghabiskan 28% dari keseluruhan anggaran pemasaran mereka untuk pemasaran konten. Untuk dapat menjalankan pemasaran konten, selain memiliki website untuk bisnis Anda sendiri, juga Anda harus hadir di sosial media dan saluran lainnya. Ada juga korelasi antara program yang paling efektif dan persentase pengeluaran.

Bagaimana Anda Dapat Mengukur Anggaran Pemasaran Digital?

Pengunjung yang menemukan situs web Anda melalui pencarian merek kemungkinan sudah tahu tentang Anda dan apa yang perusahaan Anda tawarkan. Karena mereka telah melakukan pencarian langsung untuk nama Anda, kami dapat berasumsi bahwa mereka sudah tahu dan mempercayai merek Anda, atau sedang dalam tahap pertimbangan atau pengambilan keputusan atau Anda sedang menjalankan bisnis dengan mereka.

Di sisi lain, seseorang yang masuk ke situs Anda melalui pencarian organik bisa saja menjadi pelanggan baru. Karena situs web Anda muncul di hasil pencarian, upaya pemasaran konten Anda telah terbukti menghasilkan cakupan yang luas dan mendapat prospek dari web.

Penting untuk menangkap metrik organik non-merek ini karena metrik ini akan membantu Anda menjustifikasi dan berpotensi memperluas anggaran pemasaran digital Anda. Ingat, setelah konten Anda mulai beresonansi dengan mesin pencari, lalu lintas ini akan berlanjut, termasuk iklan berbayar dan Anda dapat mendominasi pencarian sepenuhnya.

Faktanya adalah, Anda dapat memperoleh pelanggan baru dengan menyediakan konten yang bermanfaat, relevan, dan menghibur, secara konsisten. Seseorang yang mungkin belum pernah menemukan situs Anda dapat dipelihara dari waktu ke waktu dan diarahkan melalui perjalanan pelanggan Anda untuk konversi.

Temukan Dana Tersembunyi untuk Anggaran Pemasaran Digital Anda

Ada dua cara untuk menemukan dana untuk anggaran pemasaran digital Anda. Salah satu caranya adalah dengan menambahkan anggaran biaya digital marketing sebagai dana baru yang tersedia.

Cara lain, dan lebih praktis, adalah mengambil dana dari strategi pemasaran yang tidak lagi efektif. Misalnya, banyak perusahaan mengalokasikan anggaran iklan tradisional mereka dan memindahkannya ke pemasaran digital.

Setelah Anda memiliki gagasan tentang di mana Anda akan mengalokasikan anggaran Anda, Anda harus menentukan keseluruhan anggaran yang diperlukan. Tetapi pertama-tama, putuskan seberapa jauh Anda ingin melangkah.

Ada tiga tingkat keterlibatan dan komitmen dalam pemasaran digital.

  1. Kami adalah pemula dan hanya coba-coba atau ikuti trend.
  2. Kami tahu ini penting tetapi belum paham dari mana harus memulai.
  3. Kami ‘serba bisa’ dan sedang dalam perjalanan untuk membentuk budaya pemasaran digital.

Para ahli menyarankan agar Anda mulai mencari cara untuk mendanai anggaran pemasaran Anda dengan mengadvokasi sebagian kecil dari anggaran yang lebih besar, yang sudah mapan … seperti anggaran iklan.

Jika Anda sudah mengalokasikan dana untuk pemasaran, temukan saluran apa yang menjadi tidak efektif, dan pindahkan anggaran itu ke anggaran pemasaran digital Anda. Ini dapat anda teliti melalui akun google analytics Anda.

Tanpa melihat analitycs website, Anda tidak akan tahu apa yang mendorong konversi dan Anda tidak akan tahu di mana harus mengalokasikan anggaran berdasarkan hasil aktual dari taktik atau saluran.

Kesimpulan:

Anggaran biaya digital marketing sekitar 20% hingga 60% dari total biaya pemasaran. Biaya pemasaran dihitung sekitar 6% hingga 20% dari total pendapatan. Pengukuran biaya digital marketing sangat penting agar perusahaan dapat lebih optimal dalam meningkatkan pertumbuhan.

Tanpa pengukuran yang tepat, perusahaan tidak akan mengetahui di saluran mana yang efektif untuk digital marketing. Oleh karena itu, selain memiliki strategi penjualan yang efektif, Anda juga harus miliki pengukuran berdasar analisa real time, dan ini hanya dapat Anda peroleh secara lengkap jika Anda memiliki sebuah website sebagai fondasi dasar digital marketing.