Kalau kamu pernah melihat proyek konstruksi besar atau kapal raksasa di pelabuhan, mungkin kamu bertanya-tanya, “Siapa sih yang bertanggung jawab mengangkat dan memindahkan barang-barang berat ini?” Jawabannya adalah rigger!
Rigger adalah sosok penting dalam industri yang berkaitan dengan pengangkatan dan pemindahan beban berat. Tanpa mereka, proses pemindahan material besar bisa kacau dan berbahaya.
Tapi sebenarnya, rigger itu apa sih? Apa saja tugasnya? Apa saja keahlian yang harus dimiliki seorang rigger? Kalau kamu tertarik dengan dunia kerja yang menantang dan penuh aksi, yuk kita kupas tuntas dunia rigger!
Pengertian Rigger
Secara sederhana, rigger adalah pekerja yang bertugas mengatur, mengikat, dan memandu pengangkatan barang berat menggunakan peralatan khusus seperti tali baja, sling, dan crane.
Singkatnya, rigger adalah juru ikat.
Mereka bekerja di berbagai industri, mulai dari konstruksi, minyak dan gas, hingga kelautan.
Kata “rigger” sendiri berasal dari dunia pelayaran, di mana rigger awalnya adalah orang yang memasang dan merawat tali-temali kapal layar.
Seiring waktu, istilah ini berkembang dan digunakan untuk menyebut pekerja yang menangani alat-alat pengangkatan beban berat.
Tugas dan Tanggung Jawab Rigger
Pekerjaan seorang rigger tidak sekadar “mengangkat dan memindahkan barang.” Ada banyak hal yang harus diperhatikan agar pekerjaan ini berjalan dengan aman dan efisien. Berikut beberapa tugas utama rigger:
- Memasang dan mengamankan peralatan pengangkat seperti sling, tali baja, dan alat bantu lainnya.
- Menentukan metode pengangkatan terbaik sesuai dengan jenis beban dan kondisi di lapangan.
- Bekerja sama dengan operator crane untuk memastikan beban terangkat dengan aman.
- Memeriksa kondisi peralatan agar tetap dalam keadaan layak pakai dan aman digunakan.
- Menghitung kapasitas beban agar tidak melebihi batas keamanan alat pengangkat.
Buat kamu yang pernah lihat orang seperti mandor konstruksi dengan rompi dan helm keselamatan, bisa jadi dia itu adalah seorang rigger yang sedang mengatur peralatan rig atau crane untuk mengangkat material dalam membangun gedung.
Selain itu, ada banyak jenis-jenis rigger, ada di beberapa industri. Yuk lanjut bacanya untuk melengkapi wawasanmu!
Jenis-Jenis Rigger

Setiap industri punya kebutuhan rigger yang berbeda. Berikut adalah beberapa jenis rigger berdasarkan bidang pekerjaannya:
Rigger Konstruksi
Di dunia konstruksi, rigger bertugas memasang rangka baja, mengangkat material bangunan, dan mengatur alat berat. Mereka sering terlihat di proyek gedung bertingkat, jembatan, dan struktur besar lainnya.
Rigger Minyak & Gas
Di industri minyak dan gas, rigger berperan dalam pengangkatan peralatan pengeboran, pipa besar, dan komponen berat lainnya. Pekerjaan ini sering dilakukan di anjungan lepas pantai atau kilang minyak. Tentunya dalam mengangkat peralatan tersebut menggunakan alat ya, nah tugas rigger adalah menjadi “tutor” bagi para operator alat tersebut.
Rigger Kelautan
Rigger di dunia kelautan bekerja mengamankan muatan kapal, mengangkat mesin kapal, serta menangani pemindahan barang berat di pelabuhan. Mereka harus memiliki keahlian khusus karena kondisi kerja yang lebih dinamis dibanding industri lainnya.
Kualifikasi dan Sertifikasi Rigger
Karena pekerjaannya yang penuh risiko, seorang rigger harus memiliki kualifikasi dan sertifikasi tertentu. Berikut adalah beberapa keterampilan dan sertifikasi yang diperlukan:
Keterampilan yang Harus Dimiliki Rigger:
- Memahami jenis tali, sling, dan alat pengangkat lainnya.
- Mengerti cara menghitung kapasitas beban dan titik keseimbangan.
- Bisa membaca dan memahami instruksi kerja terkait pengangkatan beban.
- Kemampuan komunikasi yang baik untuk koordinasi tim.
- Wawasan tentang prosedur keselamatan kerja.
Sertifikasi Rigger:
Di banyak negara, termasuk Indonesia, rigger harus memiliki sertifikasi yang dikeluarkan oleh lembaga resmi seperti BNSP atau lembaga sertifikasi internasional. Beberapa level sertifikasi rigger antara lain:
- Rigger Level 1 – Pemula, hanya menangani tugas dasar.
- Rigger Level 2 – Sudah berpengalaman dan bisa menangani tugas lebih kompleks.
- Rigger Level 3 – Ahli, mampu melakukan perencanaan pengangkatan beban berat dan bertanggung jawab atas keseluruhan proses.
Buat rigger yang mau kerja di kilang minyak lepas pantai atau industri kelautan, ada beberapa sertifikasi yang bisa diambil biar makin siap dan diakui secara profesional.
Biaya Sertifikasi Rigger untuk Pekerja di Indonesia
Berikut adalah tabel yang merangkum biaya sertifikasi rigger dari beberapa lembaga pelatihan di Indonesia:
Lembaga Pelatihan | Jenis Sertifikasi | Biaya | Sumber |
---|---|---|---|
Phitagoras | Rigger Sertifikasi KEMNAKER | Rp5.999.000 | phitagoras.co.id |
Pusat Training K3 | Rigger Sertifikasi KEMNAKER | Rp4.500.000 | pusattrainingk3.com |
Hanosen | Rigger Sertifikasi BNSP | Rp5.500.000 | hanosen.com |
PJK3 Jabar | Rigger Sertifikasi KEMNAKER | Rp4.500.000 | pjk3jabar.com |
Training Center | Rigger Sertifikasi KEMNAKER | Rp4.000.000 | trainingcenter.co.id |
Perlu diingat bahwa biaya tersebut dapat berubah sewaktu-waktu dan mungkin berbeda berdasarkan fasilitas yang disediakan, lokasi pelatihan, serta durasi kursus.
Disarankan untuk menghubungi langsung lembaga pelatihan terkait untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai biaya dan jadwal sertifikasi.
Sertifikasi Rigger untuk Bidang Kelautan dan Lepas Pantai
Berikut adalah rata-rata gaji rigger di berbagai negara setelah dikonversi ke rupiah (dengan asumsi kurs 1 USD = Rp15.500 dan 1 GBP = Rp20.000):
Negara | Gaji Rigger per Tahun | Gaji Rigger per Bulan |
---|---|---|
Indonesia | Rp52.647.660 | Rp4.387.305 |
Inggris (UK) | Rp600.000.000 – Rp1.000.000.000 | Rp50.000.000 – Rp83.000.000 |
Amerika Serikat | Rp930.000.000 – Rp1.240.000.000 | Rp77.500.000 – Rp103.000.000 |
Angka di atas bisa berbeda tergantung lokasi proyek, pengalaman, dan industri spesifiknya. Rigger di offshore umumnya mendapatkan gaji lebih tinggi dibandingkan rigger di konstruksi darat.
Sekarang kembali ke topik sertifikasi rigger,
Salah satu yang paling populer adalah OPITO Rigger Training, yang terbagi dalam beberapa tahap, mulai dari Stage 1 sampai Stage 4. Sertifikasi ini diakui secara internasional dan banyak dipakai di industri minyak & gas lepas pantai. Kamu musti siapin sekurangnya Rp. 61 juta buat dapetin sertifikas rigger ini.
Selain itu, ada juga Lloyd’s Register Rigger Certification, yang fokus pada standar keselamatan dan teknik pengangkatan beban berat di berbagai industri, termasuk maritim dan offshore.
Kalau mau yang lebih spesifik buat industri kelautan, ada Basic Offshore Safety Induction and Emergency Training (BOSIET) yang wajib buat pekerja offshore. BOSIET ini melatih tentang keselamatan di lepas pantai, termasuk cara bertahan kalau ada kondisi darurat di laut.
Jadi, buat yang pengen kerja di sektor ini, punya sertifikasi yang tepat bisa bikin peluang makin terbuka lebar!
Peralatan yang Digunakan oleh Rigger
Seorang rigger nggak bisa bekerja tanpa peralatan yang tepat. Berikut adalah beberapa alat yang sering digunakan:
- Sling baja – Digunakan untuk mengikat dan mengangkat beban berat.
- Shackle – Alat penghubung antara sling dan crane.
- Crane – Alat utama untuk mengangkat dan memindahkan beban besar.
- Helm dan sarung tangan – Peralatan keselamatan wajib bagi semua rigger.
Baca juga: Tantangan Teknologi Informasi Pada Perusahaan Minyak dan Gas
Tantangan dan Risiko dalam Pekerjaan Rigger

Menjadi rigger bukan pekerjaan yang mudah. Ada banyak tantangan dan risiko yang harus dihadapi, seperti:
- Risiko kecelakaan kerja – Kesalahan dalam pengangkatan bisa menyebabkan kecelakaan fatal.
- Kondisi kerja yang ekstrem – Rigger sering bekerja di ketinggian atau lingkungan yang berbahaya.
- Tekanan kerja yang tinggi – Rigger harus selalu fokus dan bekerja dengan presisi tinggi.
Untuk mengurangi risiko ini, setiap rigger wajib mematuhi prosedur keselamatan kerja dan selalu menggunakan alat pelindung diri.
Kesimpulan
Rigger adalah salah satu pekerjaan yang sangat penting dalam berbagai industri. Mereka bertanggung jawab atas pengangkatan dan pemindahan beban berat dengan aman dan efisien.
Untuk menjadi rigger profesional, seseorang harus memiliki keterampilan, pengalaman, dan sertifikasi yang sesuai.
Buat kamu yang suka tantangan dan ingin bekerja di bidang yang penuh aksi, profesi rigger bisa jadi pilihan yang menarik! Mau mencoba? Pastikan kamu siap dengan semua persyaratannya, ya!