Konsep Manajemen Sistem Informasi Pada Usaha Restoran

Dalam era transformasi digital sekarang ini, seluruh perusahaan berbenah diri dengan melakukan digitalisasi bisnis, termasuk pada bisnis kuliner. Strategi digital akan memerlukan konsep manajemen sistem informasi yang jelas. Dengan konsep yang jelas, maka proses transformasi digital akan lebih mudah dan lancar dilakukan.

Konsep Manajemen Sistem Informasi Pada Usaha Restoran

Contoh Konsep Manajemen Sistem Informasi Restoran

Secara umum, kita dapat pahami bahwa transformasi digital pada usaha restoran akan melibatkan:

  • Penyajian menu
  • Cara pemesanan online
  • Sistem back office
  • Laporan untuk pelanggan dan manajemen
  • Analisa

5 hal tersebut diatas dapat menjadi sebuah konsep pada digitalisasi bisnis kuliner anda. Menu dapat disajikan menggunakan website atau sebuah aplikasi android. Pemesanan dapat dilakukan secara online. Seluruh pesanan terhubung ke bagian penerimaan order, dapur, dan juga bagian keuangan dan pengantaran. Dari sistem back office, pelanggan dapat menerima laporan pesanan, untuk selanjutnya di analisa oleh manajemen perusahaan.

Seluruh aktivitas tersebut, selain untuk mempercepat dan mempermudah proses order, juga dapat mengurangi kesalahan pemesanan. Selain itu, dengan konsep manajemen sistem informasi restoran yang jelas, perusahaan dapat mengukur tingkat kualitas pelayanan pelanggan.

Untuk restoran yang tidak menyediakan pesan antar makanan, namun menerima pemesanan tempat seperti untuk makan malam kantor dan keluarga juga dapat menerapkan konsep ini. Dengan konsep manajemen sistem informasi tersebut diatas, restoran fine-dine-in juga dapat memberikan peningkatan layanan kepada pelanggan mereka.

Berikut diagram konsep manajemen sistem informasi restoran.

Diagram Konsep Manajemen Sistem Informasi Pada Usaha Restoran

Seperti terlihat pada konsep manajemen sistem informasi restoran tersebut diatas, terdapat proses dan arah yang jelas. Secara dasar, semua hal digital memerlukan input, proses dan output. Input dapat dimulai dari penyajian menu dan pemesanan online. Seluruh proses akan dikerjakan pada modul back office dan output adalah laporan serta analisa.

Analisa merupakan faktor penting untuk dapat memahami kondisi saat ini dan faktor apa saja yang mendorong hal positif dan negatif. Sehingga, pada akhirnya manajemen perusahaan dapat menentukan strategi selanjutnya. Silahkan baca juga mengenai manfaat sistem informasi terpusat pada sebuah restoran.

RESTORAN MULTI OUTLET

Untuk restoran multi outlet, seluruh infrastruktur teknologi harus di sentralisasi. Dengan sentralisasi infrastruktur, perusahaan dapat lebih mudah melakukan monitoring. Seluruh aktivitas akan lebih mudah terukur, seperti kebutuhan untuk persediaan dan outlet mana saja yang perlu penanganan khusus.

Dengan konsep manajemen sistem informasi restoran, perusahaan dapat lebih menghemat banyak biaya operasional. Kekuatan infrastruktur teknologi informasi dapat memperlancar urusan pemesanan, proses, dan pembayaran di tiap outlet. Hal ini dapat mengurangi panjang antrian pada jam sibuk atau pada hari-hari ramai kunjungan.

Kesempatan penjualan pada era digital sekarang ini akan lebih banyak pada pemesanan online. Hal ini banyak terlewatkan terutama pada toko roti dan kue seperti Holand Bakery, Bintaro Bakery, dan sebagainya. Padahal, pada dasarnya usaha tersebut tidak ada bedanya dengan Domino Pizza yang mana sudah berhasil melakukan transformasi digital dan mendapatkan keunggulan daya saing dari transformasi digital.

Sentralisasi sistem informasi pada konsep manajemen sistem informasi restoran pada awalnya memang akan terlihat sulit dan membutuhkan biaya besar, akan tetapi kita dapat melihat Bakmi GM dengan sentralisasi sistem informasi outlet restoran dapat menghemat banyak biaya dan meningkatkan pelayanan pelanggan dengan kecepatan dan ketepatan. Dari hal ini, Bakmi GM berhasil mengadakan outlet baru lebih banyak.

Konsultan teknologi informasi memang diperlukan untuk restoran yang memiliki puluhan outlet, baik di miliki sendiri atau franchise. Dalam hal ini, konsultan teknologi informasi tersebut akan melakukan pemeriksaan infrastruktur dan melakukan pemusatan. Kemudian, mereka akan memberikan dashboard untuk memudahkan manajemen dalam melihat kondisi infrastruktur mereka.

Kelancaran sistem informasi merupakan faktor penting dalam manajemen restoran banyak outlet. Sebab, jika operasional berjalan lambat saja maka akan banyak urusan terbengkalai dan ini akan menimbulkan hutang pekerjaan.

Restoran banyak outlet yang tidak memakai konsep manajemen sistem informasi terpusat akan lebih lambat dalam menganalisa kondisi bisnis. Pemborosan akan sering terjadi dan penghematan akan dilakukan dengan pemecatan karyawan. Hal ini dapat di hindari dengan sistem informasi terpusat, dimana semua dapat terlihat dan terukur.

KEAMANAN JUGA MERUPAKAN FAKTOR PENTING DALAM USAHA RESTORAN MULTI OUTLET

Pencurian resep makanan banyak terjadi di bisnis restoran pada belahan dunia manapun. Hal ini dapat mengakibatkan masalah pidana yang harus anda laporkan. Kerugian akibat pembocoran resep masakan dapat mengancam bisnis restoran anda secara serius.

Dalam mengatasi persaingan, banyak restoran mengeluarkan menu baru untuk para pelanggan mereka. Resep dari seluruh menu harus dapat di jaga pada sebuah sistem informasi terpusat. Biasanya, bumbu masakan akan dibuat tersendiri. Pada bagian inilah pencurian menu dapat terjadi.

Untuk mengamankan resep bumbu masakan, sistem informasi perlu hak akses dan pelacakan. Artinya, siapa saja yang dapat melihat campuran menu dapat dibatasi dan dapat dilihat kapan mereka akses. Dan ini harus termasuk pada konsep manajemen sistem informasi usaha restoran.

Penempatan data memerlukan pencadangan, jika terjadi sesuatu pada sistem utama maka operasional tidak boleh terganggu. Hal ini akan membutuhkan sarana backup yang dapat menjadi operasional sementara. Perusahaan restoran banyak cabang dapat memanfaatkan cloud backup agar biaya tetap efisien. Sebab, jika sistem informasi terpusat anda terganggu maka jangan sampai para pelanggan tidak dapat melakukan pemesanan. Hal ini dikenal dengan nama downtime.

Kejadian downtime dapat mengakibatkan hilangnya potensi penjualan dan inefisiensi operasional. Pemakaian pencadangan sistem kritis operasional memang belum populer di Indonesia, akan tetapi downtime semakin sering terjadi di banyak bisnis Indonesia. Anda dapat lihat tokopedia tidak bisa di akses selama 6 jam dan kerugian yang di alami tokopedia dapat melibatkan milyaran rupiah hanya untuk mengembalikan kepercayaan pelanggan.

Kesimpulan:

Untuk memajukan usaha, perusahaan memerlukan nilai keunggulan kompetitif yang jelas dan ini dapat dicapai dengan peningkatan pelayanan dan penghematan. Untuk dapat mencapai hal tersebut, perusahaan restoran memerlukan konsep manajemen sistem informasi yang jelas. Perusahaan dapat mengandalkan konsultan teknologi informasi yang berpengalaman untuk menangani sistem yang kompleks untuk memudahkan anda dalam meraih daya saing usaha.

Silahkan berdiskusi..
Internet Banking di Indonesia Berkembang ke Aplikasi Fintech
Teknologi Asuransi Kesehatan Untuk Mempercepat Layanan

Comments are closed.