Tenaga Ahli Data Center Semakin Dibutuhkan di Indonesia

Perkembangan dunia digital semakin meningkat dari waktu ke waktu. Demikian aliran data yang dihasilkan, baik dari perangkat maupun dari transaksi publik. Data center Singapore telah mengalami kenaikan cukup tinggi. Demikian data center Indonesia juga akan mengalami peningkatan. Hal ini akan mendorong kebutuhan akan tenaga ahli data center di Indonesia yang lebih meningkat dari sebelumnya.

Kebutuhan Tenaga Ahli Data Center di Indonesia

Tenaga Ahli Data Center Semakin Dibutuhkan di Indonesia

Beberapa perusahaan data center besar di Dunia telah masuk ke Indonesia. Data center yang ada di Indonesia kini bukan hanya sampai Tier II saja, akan tetapi sudah ada data center Tier III dan Tier IV. Di tahun 2016, banyak data center yang memperluas bangunan dan kapasitas ruangan server mereka. Seperti TelkomSigma yang baru-baru ini meresmikan beberapa hektar data center yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Elitery data center pun juga tengah memperluas kapasitas data center mereka. DCI tengah membangun data center yang begitu besarnya di Cibitung. Dengan demikian dapat kita lihat bahwa memang dibutuhkan tenaga ahli data center yang semakin banyak kedepannya.

Para tenaga ahli data center juga tidak selalu harus berada pada sebuah perusahaan penyedia fasilitas data center saja. Mereka dapat berada pada sektor pemerintahan dan perusahaan besar, dimana data center internal juga memerlukan pengelolaan dari para tenaga ahli ini. Disini akan terdapat ‘race condition’ dalam perekrutan tenaga ahli untuk di data center, antara perusahaan penyedia fasilitas data center dan perusahaan yang mempunyai data center.

Beberapa perusahaan data center Indonesia malahan membuat data center di Singapore. Hal ini akan menyebabkan kebutuhan staff data center akan lebih meningkat. Dan tidak sedikit tenaga ahli data center di Indonesia yang bekerja di luar negeri. Sedangkan jika tenaga ahli data center dari luar negeri harus bekerja di Indonesia, tentu biayanya akan sangat mahal. Disinilah para profesional di Indonesia dapat bersaing hingga ke luar negeri dan menghasilkan devisa bagi negara.

Berapa Jumlah Tenaga Ahli Data Center Yang Dibutuhkan ?

Kita dapat menghitung jumlah kebutuhan tenaga ahli data center tersebut secara kasar. Saat ini ada sekitar 17 Perusahaan Penyedia Fasilitas Data Center di Indonesia. Jika sebuah perusahaan data center membutuhkan 100 orang tenaga ahli, maka akan terdapat peluang untuk 1.700 tenaga ahli data center. Ini belum termasuk karyawan administrasi, karyawan support, teknisi, keamanan dan sebagainya.

Belum lagi untuk di data center dengan tingkatan Tier I dan Tier II seperti pada perusahaan colocation server dan data center internal perusahaan serta pemerintahan. Ada ribuan lokasi untuk bekerja. Jika masing-masing membutuhkan 10 tenaga ahli, maka akan terdapat puluhan ribu lapangan pekerjaan bagi para tenaga ahli data center.

Pemerintah harus membuat sebuah ‘road map’ untuk mengembangkan pembukaan lapangan pekerjaan ini. Selain potensinya sudah ada dan dapat terlihat, namun harus didorong oleh sertifikasi tenaga ahli data center dan kebijakan kedaulatan data, agar iklim bisnis data center yang sangat potensial dan strategis ini dapat terus berkembang,

Untuk mendapatkan lapangan pekerjaan tersebut, berikut beberapa sertifikasi profesional yang dibutuhkan:

  • CCNA Data Center
  • CCNP Data Center
  • DCDC (BICSI)
  • CDCP (Certified Data Center Professional)
  • CDCS (Certified Data Center Specialist)
  • CDCE (Certified Data Center Expert)
  • Microsoft Certified Professional
  • Certified Ethical Hacker
  • Accredited Tier Specialist
  • Certified Data Centre Risk Professional (CDCRP)

  • Certified Data Centre Migration Specialist (CDMS)
  • Certified TIA-942 Design Consultant (CTDC)
  • Certified TIA-942 Internal Auditor (CTIA)
  • Certified TIA-942 External Auditor (CTEA)
  • Certified IT Professional (CITP)
  • Certified IT Specialist (CITS)
  • Certified IT Expert (CITE)
  • Certified Data Center Facilities Operation Managers (CDFOM)

Sertifikasi tersebut diatas berlaku secara internasional, sehingga tidak ada ruginya berinvestasi pada sertifikasi tersebut. Sembari bekerja mendapatkan pengalaman real, tentunya perusahaan akan lebih untung jika para karyawan diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan mereka. Anda juga dapat melihat sertifikasi untuk data center di perusahaan anda.

Gaji Tenaga Ahli Data Center

Melalui situs glassdoor, berikut rentang gaji karyawan data center:

  • Datapipe Datacenter Technician $47,831
  • Cogeco Peer 1 Datacenter Technician $47,395
  • Google Datacenter Technician $44,499
  • Atos Datacenter Technician – Hourly $19.00/hr

Dapat kita ambil kesimpulan, di luar negeri gaji karyawan teknisi data center sekitar Rp. 250.000/jam. Ini artinya sekitar Rp. 2.5 juta/hari atau Rp. 50.000.000 per bulan. Cukup menggiurkan bukan ? Dan jika digabungkan dengan jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan, maka negara Indonesia berpotensi mendapat Triliunan dari pajak karyawan (PPh Pasal 21). Akan tetapi ini hanya dapat terjadi jika pemerintah menjalankan peraturan kedaulatan data dan mendorong pengembangan pendidikan lanjutan sebagai sarana sertifikasi profesional.

Lingkup pekerjaan yang harus dikuasai antara lain:

  • Instalasi dan Manajemen jaringan
  • Instalasi dan Manajemen server
  • Instalasi dan Manajemen vistualiasi
  • Instalasi dan Manajemen infrastruktur
  • Manajemen perangkat lunak
  • Manajemen cloud dan migrasi
  • Manajemen backup dan recovery
  • Automatisasi dan Monitoring
  • Administrasi dan Pelaporan
  • Keamanan

Terlihat sekilas tidak terlalu banyak, namun masing-masing point diatas akan melibatkan sekurangnya puluhan orang dalam satu team atau divisi. Masing-masing divisi dikepalai oleh tenaga ahli senior yang memiliki pengalaman lebih dari 4 tahun, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Industri data center semakin berkembang di Indonesia, inilah mengapa banyak perusahaan data center membuka lowongan pekerjaan. Baik melalui google search engine, maupun melalui situs linkedin, kita dapat melihat banyak lowongan pekerjaan di data center tersebut.

Demikian dapat kita lihat, kondisi kedepan akan semakin berlomba perusahaan untuk mendapatkan tenaga ahli data center yang terbaik. Oleh karena itu, sangat disarankan dari sekarang untuk merekrut orang-orang yang berbakat dan menginvestasikan mereka dengan training untuk memperoleh sertifikasi profesional.

Silahkan berdiskusi..
Cara Merampingkan Kantor Cabang Perusahaan Tanpa Pemecatan
Peluang Efisiensi Melalui Virtualisasi Server Perusahaan

Comments are closed.