Prospek Usaha Kambing Etawa dan Analisanya

Memiliki suatu usaha atau bisnis tentunya dapat memberikan kepuasan tersendiri. Anda tidak perlu repot-repot berangkat pagi menghadapi kemacetan seperti pada saat masih bekerja. Namun, maju atau tidaknya usaha yang anda jalani tentunya tergantung dari diri anda sendiri. Jika anda bermalas-malasan dan enggan mengontrol bisnis yang anda miliki maka sebaiknya anda siap-siap segera gulung tikar. Sekarang ini perkembangan dunia usaha di Indonesia memang sangat luar biasa. Bisa dibilang selalu lahir wiraswasta baru setiap harinya.

Ada banyak jenis usaha yang bisa anda jalani, salah satu usaha yang cukup menggiurkan dan tidak terlalu sulit untuk dijalankan adalah usaha ternak kambing etawa. Awalnya, banyak orang yang meremehkan potensi dari usaha kambing etawa ini. Namun, jika dihitung secara teliti maka keuntungan yang bisa di dapatkan dari usaha ini lumayan besar loh. Bahkan, tidak sedikit orang yang rela mengeluarkan investasi yang cukup besar demi mengembangkan usaha ternak kambing etawa. Potensi dari usaha kambing etawa sangatlah besar karena permintaan pasar yang cukup tinggi. Anda bisa mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan kotoran, susu dan juga dagingnya.

Prospek Usaha Kambing Etawa dan Analisanya

Prospek Usaha Kambing Etawa dan Analisanya

Tahap awal dalam menjalankan usaha ternak kambing etawa ini dengan membeli kambing etawa pejantan dan betina yang sedang memasuki masa produktif dan siap untuk beranak sehingga waktu untuk pemeliharaan tidak terlalu lama. Untuk pemeliharaannya kurang lebih selama 5 tahun. Biasanya betina akan beranak sebanyak 3 kali dalam 2 tahun. Setiap beranak rata-rata melahirkan 2 ekor. Berarti jumlah cempe yang dihasilkan dalam waktu 5 tahun yaitu 15 ekor x 22 induk = 330 ekor cempe.

Sedangkan untuk tingkat kematian sebanyak 10% atau maksimal tingkat kematian 33 ekor. Kemudian, setiap 1 ekor kambing etawa dapat menghasilkan 7.5kg pupuk kandang setiap bulannya. Kita bisa asumsikan harga pupuk kandang saat ini Rp 300/kg. Selain itu, 1 kambing etawa mampu menghasilkan urine sebanyak 30 liter per bulannya. Harga urine kurang lebih Rp 1500/liter.

Untuk pakannya anda bisa mengambil rumput ataupun pakan hijau yang ada di sekitar. Jadi kita asumsikan untuk biaya pakan tidak ada karena disini kita sudah membayar karyawan yang nantinya juga mencari pakan untuk kambing etawa yang anda miliki. Berikut ini analisa biaya ternak kambing etawa :

Investasi Awal

Kambing Betina 22 ekor @ Rp22.500.000 = Rp 55.000.000

Kambing Pejantan 2 ekor @ Rp 3.500.000 = Rp 7.000.000

Pembuatan Kandang 4 unit @ Rp 5.000.000 = Rp 20.000.000

Peralatan   1 paket @ 500.000 = Rp 500.000

Total keseluruhan investasi = Rp 82.500.000

Biaya Pemeliharaan/ Perawatan

Gaji Karyawan Rp 700.000/30hari 24 ekor = Rp 700/hari/ekor

Pemberian pakan tambahan dan vitamin = Rp 100/ekor/hari

Besar biaya perawatan selama 5 tahun = Rp 800 x 5 tahun x 12 bulan x 24 ekor x 30 hari = Rp 34.560.000

Pemasukan/Pendapatan :

Penjualan induk afkir 24 ekor x Rp 1.000.000 = Rp 24.000.000

Penjualan cempe 300 ekor x Rp 1.000.000   = Rp 300.000.000

Penjualan Urine 30 liter x 12 bulan x 5tahun x Rp 1500 x 24 = Rp 64.800.000

Penjualan Pupuk Kandang 7.5 kg x 12bulan x 5tahun x Rp 200x 24 = Rp 2.160.000

Penjualan Susu 30 liter x 12bulan x 5tahun x Rp 30.000 x 22 ekor = Rp 99.000.000

Total Pendapatan = Rp 489.960.000

Total Biaya yang Dibutuhkan :

Investasi Awal + Biaya perawatan selama 5 tahun = Rp 82.500.000 + 34.560.000 = Rp 117.060.000

Keuntungan yang Didapat Setiap Bulan :

Rp 489.960.000 – Rp 117.060.000 = Rp 372.900.000/ 5 tahun.

Keuntungan perbulannya = Rp 372.900.000 : 5 tahun : 12 bulan = Rp 6.215.000

Wow..ternyata keuntungan yang di dapat lumayan besar ya. Dengan melihat prospek usaha kambing etawa dan analisanya maka anda sudah bisa mengetahui perkiraan biaya yang akan dikeluarkan nantinya.

Silahkan berdiskusi..

Comments are closed.

Pin It on Pinterest

Share This