12 Perusahaan Startup Mendapat Investasi dari Intel Capital

Sebanyak 12 Perusahaan startup mendapat investasi  dari Intel Capital untuk bidang aplikasi Big Data, mesin otonom, Augmented Reality dan Virtual Reality. Intel Capital minggu lalu mengumumkan bahwa mereka telah menginvestasikan senilai Rp. 494 triliun (USD 38 juta) untuk 12 perusahaan startup di bidang teknologi. Pembuat chip terbesar di dunia ini membuat pengumuman pada awal nya melalui pertemuan tahunan Intel Capital Global.

12 perusahaan startup mendapat investasi dari intel capital

Pertemuan tahunan ke 17 yang diselenggarakan Intel Capital Global Summit di San Diego, California, menarik hampir 1.000 pengusaha, investor dan tokoh-tokoh bisnis untuk sebuah acara yang berharap untuk membentuk teknologi masa depan.

Acara Capital Summit Intel dihadiri oleh para senior dan pakar TI seperti Marc Benioff, ketua dan CEO Salesforce.com; John Donahoe, dari PayPal; Brian Krzanich, CEO Intel; dan Lowell McAdam, CEO Verizon.

Perusahaan Startup Mendapat Investasi Untuk Bidang Tertentu Saja

Investasi terbaru Intel termasuk pada perusahaan startup yang mengembangkan aplikasi analisa Big Data , mesin otonom, augmented reality, dan virtual reality. Perusahaan startup mendapatkan investasi tersebut melalui seleksi yang ketat dari pihak intel capital.

Perusahaan berfokus pada solusi untuk para orang tua dan orang cacat dengan menggunakan Internet of Things. Fokus ini termasuk untuk membuat benda sehari-hari yang lebih cerdas dan dapat terhubung ke internet. Para perusahaan Startup yang mendapatkan investasi juga membuat audio yang canggih untuk sistem virtual reality 360 derajat dan sistem penglihatan seperti manusia untuk mobil yang terhubung dengan internet (self driving car).

Pejabat senior perusahaan Intel menyatakan bahwa, Inovasi meledak karena dunia berubah menjadi tempat yang semakin cerdas dan terhubung. Miliaran perangkat akan dibuat bahkan lebih canggih ketimbang cloud-computing.Pihak Intel sangat terbuka terhadap tim dan para pengusaha visioner yang mengembangkan terobosan teknologi untuk mengubah kehidupan dan industri.

12 Perusahaan Startup Mendapat Investasi dari Intel Capital

Berikut daftar 12 perusahaan startup yang mendapatkan investasi dari Intel Capital dengan total nilai investasi Rp. 494 triliun.

  1. Perrone Robotika (Charlottesville, Virginia)

    Perusahaan startup ini menyediakan perangkat lunak dan solusi kemudahan dalam pembangunan aplikasi mobile yang kuat untuk robot mandiri. Teknologi ini dapat membantu peneliti dan insinyur dalam mengembangkan kendaraan baik secara parsial maupun otonom sepenuhnya dan juga untuk aplikasi robot.

  2. Paxata (Redwood City, California)

    Membuat sebuah platform informasi bisnis berbasis perusahaan yang dibutuhkan server baik untuk bisnis, pelanggan dan teknologi informasi.Dengan Paxata, para analis bisnis, insinyur data, dan ilmuwan data dapat seketika mengubah data mentah menjadi informasi yang siap pakai untuk analisa bisnis dengan akurasi dan efisiensi yang sangat tinggi. Salah satu alasan perusahaan startup mendapat investasi karena memang memiliki nilai pasar di masa depan yang cukup tinggi. Perusahaan startup Paxata ini telah mendapat pengakuan dari Gatner, Inc sebagai Top Self-Service Data Preparation.

  3. StealthMine (Sunnyvale, California)

    Perusahan startup ini mengembangkan aplikasi perusahaan untuk menjalankan data yang dienkripsi. Teknologi ini menyediakan isolasi data penuh terhadap server, jaringan, penyimpanan, serangan database dan penyusupan dari dalam. Dengan keahlian DevOps berdasar pemikiran yang jelas, StealthMine yang merupakan perusahaan startup mendapat investasi cukup besar.

  4. Chronocam (Paris, Prancis)

    Perusahaan teknologi ini membuat komputasi sensor penglihatan dan sistem untuk berbagai aplikasi dalam navigasi otonom dan benda-benda terhubung internet (Internet of Things / IoT). Didirikan oleh pelopor terkemuka di bidang pemindaian neuromorphic. Perusahaan startup ini ingin mengembangkan standar visioner komputer terbaru dengan membuka pergeseran paradigma dalam visi penginderaan dan pengolahan yang terinspirasi berdasar mata manusia.

  5. Eazytec (Jiangsu, China)

    Perusahan startup ini merupakan salah satu pengembang SmartCity dan penyedia layanan dengan teknologi core-firmware BIOS. Kantor pusat dan tempat penelitian perusahaan ini terletak di Kota Yixing, Provinsi Jiangsu. Perusahaan ini telah dikenal sebagai pusat penelitian nasional dan sebagai inkubator bisnis teknologi di negara tirai bambu tersebut. Perusahaan mengkhususkan diri dalam aplikasi perangkat lunak, pengembangan firmware, integrasi sistem, dan layanan data center. Ini merupakan langkah strategis Intel Capital dalam menghadapi kedaulatan data di tiap negara.

  6. Grand Chip Microelectronics (alias Kangxi Communication Technologies, Shanghai, China)

    Perusahaan ini membuat infrastruktur Wireless-LAN (W-LAN) dengan dukungan perangkat antar muka Wi-Fi yang memiliki kinerja lebih tinggi dan terintegrasi lebih baik. Infrastruktur wireless LAN ini untuk konektivitas mobile dan Internet of Things (IoT). konsultan devops indonesia

  7. Embodied (Pasadena, California)

    Perusahaan startup ini didirikan oleh mantan CTO dari iRobot (dari Roomba fame) dan seorang profesor robotika dan ilmu saraf dari University of Southern California. Perusahaan ini mengembangkan produk yang bertujuan untuk merevolusi robotika. Memanfaatkan kemajuan terbaru dalam persepsi mesin, kognisi, dan pembelajaran. Sistem yang mengembangkan robot pribadi yang terjangkau untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup manusia. Embodied bisa jadi merupakan perusahaan startup mendapat investasi terbesar dari Intel Capital.

  8. Dysonics (San Francisco)

    Memanfaatkan lebih dari 20 tahun penelitian akademik dalam memberikan teknologi paten yang menghasilkan headphone 360 derajat yang memberikan pengalaman suara manusia yang lebih hidup. Dysonics telah berhasil membuat perangkat lunak dan perangkat keras audio untuk menangkap, membuat dan memutar konten termasuk generasi terbaru seperti virtual reality.

  9. CubeWorks (Ann Harbor, Michigan)

    Membuat komputer berukuran mikro atau yang dikenal dengan platform skala Cubisens dalam generasi terbaru. Komputer kecil ini ditujukan untuk menghubungkan peralatan sehari-hari atau Internet of Things. Produk perusahaan startup ini adalah yang pertama benar-benar memungkinkan platform penginderaan nirkabel otonom dengan ukuran kurang dari satu mili meter. Sistem Cubisens dapat merasakan dan memproses lingkungan mereka, hasil dikirim secara wireles, atau disimpan untuk penggunaan nanti.

  10. K4Connect (Raleigh, North Carolina)

    Menciptakan solusi yang melayani warga senior (lansia) dan individu yang hidup dengan cacat dengan mengintegrasikan teknologi pintar terbaru dan aplikasi ke dalam sistem responsif tunggal. Solusi pertama, K4Community, dirancang khusus untuk warga senior, menciptakan lingkungan hidup yang lebih cerdas dan sehat, serta membina keluarga dan keterlibatan masyarakat. Solusi ini memiliki operator dengan wawasan dan analisis yang dibutuhkan untuk memberikan perawatan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi para lansia.

  11. Kinduct (Halifax, Kanada)

    Menyediakan data berbasis cloud dan perangkat lunak analisis untuk organisasi olahraga, militer, kepolisian, klinik dokter, rumah sakit, apotik dan kesejahteraan. Aplikasi ini telah dipakai oleh 30 klub olah raga dan lima liga utama di Amerika Utara. Platform Kinduct telah mengubah cara manajemen sistem informasi dalam bidang kesehatan atlit dan tentara militer. Ini bisa juga diaplikasikan untuk para pekerja lapangan, seperti pada perusahaan oil and gas, perusahaan perkapalan dan sebagainya. Kinduct memungkinkan organisasi memantau kesehatan anggotanya dengan memperoleh wawasan dari berbagai sumber data.

  12. InContext Solutions (Chicago)

    Mengembangkan solusi virtual reality yang dapat ditingkatkan. Berbasis cloud dengan sasaran untuk toko ritel dengan memberikan wawasan penting bagi produsen dan pengecer. Perusahaan layanan Platform VR dan layanan brandin perusahaan ini dapat memvisualisasikan konsep-konsep baru untuk lebih memahami perilaku pembeli dalam ruang ritel yang berkembang pesat.Ini merupakan cara yang efisien dan tentunya menguntungkan. Pihak manajemen toko retail tidak perlu berkunjung ke seluruh outlet untuk mendapatkan wawasan pelanggan dalam menentukan desain dan urutan barang di pasar swalayan. Aplikasi ini juga berguna untuk pengusaha restoran, toko elektronik, swalayan perkakas rumah tangga (seperti Ace Hardware).

Sejumlah investasi tersebut diatas dibuat di bawah naungan Intel Capital’s new Sports and Health focus dengan keluasan penggunaan, pendekatan lintas disiplin yang meliputi beberapa tim investasi. Konsentrasi baru mencerminkan bahwa digitalisasi adalah perubahan terbesar dalam olahraga dalam beberapa dekade kedepan.

Sejak tahun 1991, Intel Capital telah menginvestasikan USD 11.7 Milyar di 1.458 perusahaan di seluruh dunia, dan 605 perusahaan portfolio telah go public atau diakuisisi. Untuk informasi mengenai investasi perusahaan startup oleh intel capital silahkan klik disini.

 

Silahkan berdiskusi..

Comments are closed.

Pin It on Pinterest

Share This