Perkembangan teknologi menuntut KAP beradaptasi di era transformasi digital, jasa Kantor Akuntan Publik (KAP) juga akan semakin berkembang, dari harus ke kantor Client untuk melakukan pemeriksaan lantas lama kelamaan bisa saja dapat dilakukan secara online.

Banyaknya pelaku bisnis online mendorong para KAP harus cepat beradaptasi. Tidak sedikit bisnis UKM online yang menjadi besar, awalnya mereka sebagai startup dan beberapa tahun kemudian mereka sudah menguasai pasar nasional.

Masalahnya. jika para KAP hanya duduk menunggu perusahaan rintisan tersebut menjadi besar, maka sudah tentu mereka akan menggunakan jasa Kantor Akuntan Publik yang dipersyaratkan oleh para investor.

Jasa Kantor Akuntan Publik Semakin Berkembang di Era Transformasi Digital

Kantor Akuntan Publik adalah penyedia jasa akuntansi termasuk audit atas laporan keuangan dan perpajakan yang dikepalai oleh satu atau beberapa mitra yang Bersertifikat Akuntan Publik (BAP) dan sudah mendapat izin dari Kemenkeu RI untuk membuka praktik Jasa Akuntan Publik. Sebuah KAP juga wajib mendapatkan sertifikasi dari Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI).

Jasa yang mereka berikan seperti jasa pembukuan, rekonsilisasi fiskal, hingga audit laporan keuangan. Secara umum, peran jasa kantor akuntan publik adalah melakukan audit atas laporan keuangan. Ini bersifat tahunan atau periodik untuk memberikan penilaian atas tingkat kewajaran suatu laporan keuangan.

Alasan utama perusahaan menggunakan jasa audit dari KAP sebetulnya karena keahlian dan independensi mereka. Akan tetapi ini di Indonesia mungkin terkadang berubah, yakni karena ada persyaratan, semisal dari OJK, Perbankan pemberi kredit, dan persyaratan tender.

Dalam melakukan audit, biasanya kantor akuntan publik menurunkan tim audit ke kantor Client. Team tersebut diberikan ruangan untuk bekerja yang telah disiapkan bahan-bahan untuk audit seperti:

  • Buku besar atau general ledger
  • Rekonsiliasi bank
  • Laporan pajak
  • Dan sebagainya.

Selanjutnya, jika tim auditor tersebut memerlukan suatu bukti fisik maka pihak Client akan memberikan berkasnya kepada mereka. Selain itu, mereka akan melakukan sedikit wawancara atau tanya jawab ke Client tentang bagaimana cara mereka memperlakukan suatu transaksi dan masalah-masalah lainnya.

Pandemi yang membawa semua orang bekerja dari rumah seharusnya dapat kita ambil sebagai pelajaran.

Kantor Akuntan Publik yang sebelumnya terpaku pada jasa audit dapat bergeser sedikit ke jasa pembukuan. Mereka yang audit secara offline mungkin dapat berubah menjadi audit secara online walau tidak 100% online.

Intinya, Kantor Akuntan Publik harus melakukan transformasi digital mulai dari sekarang dan kedepannya, termasuk menjalankan digital marketing di era transformasi digital sekarang ini untuk menjangkau lebih banyak pengguna jasa kantor akuntan publik.

Inovasi Menjadi Kunci Pengembangan Kantor Akuntan Publik

Sebuah KAP di masa sekarang harus kuat dalam teknologi informasi. Di era transformasi digital ini menuntut seluruh perusahaan menjadi “Perusahaan Teknologi Informasi” untuk dapat menjamin pertumbuhan usaha.

Persaingan di era digital akan berada pada inovasi yang memberikan kecepatan, kemudahan dan efisiensi biaya. Sebuah KAP yang enggan dan lambat beradaptasi akan sulit berkembang. Ini tidak hanya terjadi pada jasa kantor akuntan saja, di semua industri hal ini sudah terjadi.

Sebuah KAP dapat memberikan jasa pembukuan online dengan menggunakan aplikasi akuntansi online seperti Zahir Accounting atau Jurnal.ID. Ini akan memudahkan KAP dalam melakukan audit, secara semuanya sudah tercatat kedalam aplikasi pembukuan online tersebut.

Banyak alat online untuk berkolaborasi yang dapat digunakan, misal seperti Trello, Monday, dan sebagainya. Alat online tersebut dapat memudahkan tim auditor KAP dan para Client dalam bekerjasama pada suatu proyek audit.

Jika perlu, KAP dapat membuat sebuah aplikasi web untuk memeriksa penyelenggaraan pencatatan laporan keuangan suatu perusahaan sudah benar atau belum. Ini akan memerlukan integrasi API ke penyedia aplikasi akuntansi online.

Pendekatan diatas hanya sebagai contoh saja, bagaimana kantor akuntan publik dapat beradaptasi di era digital.

Inovasi akan memberikan kecepatan, akurasi, kemudahan dan efisiensi biaya, selain meningkatkan daya saing. Jika ada sebuah KAP yang berhasil membuat sistem seperti diatas, maka mereka dapat menyewakan sistem tersebut ke KAP lainnya. Sehingga di era digital ini jasa kantor akuntan publik dapat semakin berkembang.

KAP Harus Dapat Menjadi Aggregator di Bidang Akuntansi dan Perpajakan

Pada akhirnya, anda para Akuntan Publik harus tetap dapat menjadi pemimpin di bidang ini. Selain membuat inovasi pada layanan akuntan dan audit, KAP juga harus dapat membuat terobosan di bidang perpajakan.

Contoh yang paling sederhana adalah dengan membuat sistem pelaporan pajak mandiri, ini dapat mempersingkat waktu dan biaya yang akan dibebankan ke Client. Memang, untuk membuat sistem ini anda harus merogoh kocek yang tidak sedikit. Untuk pembangunan sistem membutuhkan sekurang Rp. 600 juta, untuk pemasaran setidaknya sekitar Rp. 300 juta per tahun.

Namun, jika Anda berhasil membuat sistem pelaporan pajak mandiri tersebut, setiap bulan anda bisa mendapatkan Rp. 10.000 x ribuan bahkan jutaan karyawan setiap bulannya.

Anda juga dapat memasarkan sistem pelaporan pajak mandiri ini ke para penyedia jasa konsultan pajak atau KKP (Kantor Konsultan Pajak terdaftar) yang mana mereka memberikan layanan tambahan seperti melakukan pemeriksaan data sebelum di kirim untuk mecegah terjadinya masalah pajak akibat salah input data.

KAP Dapat Membuka Pelatihan Online untuk Bidang Akuntansi, Audit dan Perpajakan

Ini tidak kalah menariknya bagi para Kantor Akuntan Publik yang mana pelatihan adalah salah satu jasa kantor akuntan publik yang diizinkan oleh pemerintah.

Para Akuntan Publik sudah tentu merupakan “Guru” dalam bidang akuntansi, auditing, dan juga perpajakan, bahkan lebih banyak lagi.

Saat ini teknologi online meeting seperti Zoom Meeting dan Google Meet sudah terpakai secara umum oleh masyarakat. Tentu ini akan lebih memudahkan KAP dalam mengajak para Client untuk mengambil pelatihan di bidang akuntansi, perpajakan dan audit.

Kebutuhan akan pelatihan yang tergolong advance bagi para akuntan internal akan selalu ada.

Perusahaan tempat mereka bekerja biasanya selalu mendukung untuk berbagai macam pelatihan dalam mengembangkan kemampuan para personel.

Bahkan anda dapat membuat sistem Learning Management System (LMS) dengan membuat konten materi berupa teks dan video penjelasan, selanjutnya anda hanya tinggal hadir untuk mengisi sesi tanya jawab. Tentu ini akan dapat menambah daya saing dalam bidang pelatihan akuntansi.

Perlu anda ketahui bahwa pasar online learning sedang meningkat sejak tahun 2020 dan masih meningkat hingga tahun 2022 ini. Ada baiknya untuk cepat bergerak agar momentum ini tidak terlewatkan begitu saja.

Kesimpulan

Jika kita mau jujur, saat ini segala sesuatu mulai berubah karena perkembangan teknologi digital. Kantor Akuntan Publik memiliki peran penting dalam ekosistem bisnis. Para KAP harus cepat beradaptasi pada perkembangan teknologi dan menggunakan semaksimal mungkin dalam memberikan jasa.

Inovasi akan menjadi kunci perkembangan bisnis kantor akuntan publik, seperti membuat sebuah sistem audit online secara real-time, membuat pelaporan pajak mandiri dan juga membuat online learning.

Kedepannya, jasa kantor akuntan publik akan semakin berkembang di era digital. Mulailah dari sekarang untuk memikirkan terobosan baru dan pendekatan baru untuk mendukung jasa yang diberikan.

Semoga artikel singkat ini dapat memberikan inspirasi kepada para KAP di seluruh Indonesia dalam mengembangkan jasa yang diberikan oleh kantor akuntan publik anda.

Pin It on Pinterest

Share This