Data Center Indonesia, Peluang dan Tantangannya

Peluang dan Tantangan Data Center di IndonesiaMemasuki era Internet of Things (IoT) dimana semakin meningkatnya penggunaan gadget dan komputer yang terhubung ke internet, pasar data center Indonesia semakin besar seiring peningkatan tersebut baik untuk aktivitas sehari-hari, maupun untuk back-up para penyedia aplikasi dan aplikasi perusahaan.

Organisasi pemerintahan pun tidak mau ketinggalan mengikuti perubahan zaman yang di tahun 2016 ini memasuki era Big Data, dimana seluruh aktivitas manusia di internet dapat dipelajari dan diambil manfaatnya untuk melakukan suatu terobosan. Hal ini yang menjadi faktor utama dibutuhkannya  data center di Indonesia yang dapat di andalkan oleh ratusan juta masyarakat di Indonesia.

Peluang dan Tantangan Data Center di Indonesia

Saat ini pertumbuhan kebutuhan data center di Indonesia mengalami peningkatan dua digit (27%) yang merupakan terbesar di Dunia dan selaras dengan perkembangan indeks evolusi digital yang terjadi di Indonesia.

Peluang Pasar Data Center di Indonesia

Indonesia memilki 72 juta pengguna internet yang mayoritas aktif menggunakan social media. Memang agak aneh jika Facebook menempatkan data centernya di Singapore sementara perusahaan data center di Singapore mulai mengalihkan data center mereka ke Indonesia, karena selain aman juga tersedia tenaga kerja professional yang lebih murah ketimbang para pekerja di Singapore.

Disamping itu, dengan mengadakan data center di Indonesia, para perusahaan digital dapat lebih meningkatkan layanan mereka dari segi kecepatan dan kestabilan akses karena dapat mengurangi hops route.

Kebijakan pemerintah yang mensyaratkan para penyedia layanan digital (Digital Service Provider/ Application Service Provides) wajib memiliki rencana penanggulangan bencana (disaster recovery) dan memilki data center atau paling tidak menyewa colocation data center.

Di tahun 2016 ini pasar data center Indonesia di prediksi dengan kemungkinan dapat menyentuh angka USD 300 juta, atau sekitar Rp. 3.9 triliun. Apalagi dengan kondisi para developer aplikasi di Indonesia yang tergolong kreatif dan produktif, hal ini sangat mendukung peluang pasar data center di Indonesia akan menjadi semakin lebih besar lagi diluar prediksi.

Tantangan Data Center Indonesia

Dalam memenuhi permintaan pasar yang semakin deras, tentunya performa data center harus tetap dapat di andalkan pada setiap kondisi yang di hadapkan, baik kondisi internal, teknis, keuangan, sampai bencana alam sekalipun. Inilah yang menjadi tantangan para penyedia jasa data center dalam memenuhi kebutuhan pasar.

Teknologi yang digunakan data center juga semakin meningkat, seperti Schneider Electric yang baru-baru ini menawarkan sistem micro data center sehingga pembangunan data center dapat dilakukan lebih cepat.

Perkembangan permintaan jasa data center juga menuntut para perusahaan penyedia data center untuk mengeluarkan modal yang lebih besar lagi baik untuk investasi infrastruktur IT maupun pembangunan gedung data center yang baru dan lebih besar untuk mendukung perubahan skalabilitas.

Efisiensi penggunaan listrik untuk pendingin suhu di data center juga akan menjadi semakin penting, serta penggunaan energi yang terbarukan juga menjadi pertimbangan strategis jangka panjang bagi para perusahaan data center Indonesia.

Saat ini, perusahaan penyedia data center di Indonesia sudah mulai menyebar ke beberapa wilayah di luar Jakarta dan kota besar lainnya, ini selaras dengan maksud dan tujuan data center sebagai disaster recovery center yang juga di atur dengan kebijakan peraturan oleh pemerintah Indonesia.

Sudah seberapa siapkah usaha data center anda dalam menyongsong kebutuhan pasar yang akan meledak dalam beberapa bulan ini ?

Silahkan berdiskusi..
Beberapa Tips Memilih Colocation Data Center
Dokumen Panama Papers Bocor, Ini Sebabnya!

One Response so far.

  1. […] perusahaan penyedia data center di Indonesia sudah banyak merebak, dan indonesia telah memasuki zona stand out pada indeks evolusi digital, […]