Masa pandemi membuat bisnis offline seperti kuliner, pakaian dan retail lainnya semakin terpuruk. Lantas, apa Anda akan membiarkan bisnis offline Anda semakin terpuruk?. Jika tidak, mari pelajari cara meningkatkan penjualan online untuk bisnis Anda dan terapkan sekarang juga.

Pembatasan sosial membawa aktivitas masyarakat semakin berada pada saluran digital. Seperti untuk beli makan siang, beli pakaian, ataupun untuk belanja kebutuhan dapur. Indonesia memiliki 170 juta pengguna internet. Untuk di Jakarta ada sekitar 30 juta pengguna. Pasar masih terbuka luas ketika Anda mau beranjak dari zona nyaman yang sudah tidak memungkinkan lagi untuk Anda teruskan.

Sebagian dari pelaku usaha, terutama untuk usah mikro dan kecil telah beranjak ke saluran digital. Namun, masih banyak yang alami kendala seperti sepinya penjualan. Maka, mari kita pelajari cara meningkatkan penjualan online untuk bisnis Anda.

Cara Meningkatkan Penjualan Online untuk Bisnis Offline

Untuk saat ini, umumnya pelaku bisnis akan memilih untuk berjualan melalui situs marketplace. Akan tetapi, banyak yang merasakan sepinya penjualan dan hasilnya adalah bertanya-tanya, kenapa pedagang lain bisa jual banyak untuk produk sejenis sedangkan saya tidak?.

Kenali Karakteristik Marketplace dan Media Sosial

Tidak semua marketplace dan media sosial cocok untuk bisnis. Misal, di Tokopedia, kebanyakan orang berjualan elektronik dan makanan. Sedangkan di Shopee, lebih banyak pembeli pakaian. Demikian media sosial, seperti Facebook yang memiliki pengguna terbanyak dari generasi Boomer dan Gen-X, sedangkan IG lebih banyak bercokol generasi milennials, dan TikTok yang lebih banyak Gen-Z.

Intinya adalah, kenali siapa pembeli produk Anda, buatlah buyer persona Anda. Misal, rentang usia, apa minat mereka, di wilayah mana mereka berada dan sebagainya. Kemudian sesuaikna bahasa Anda agar lebih mudah diterima oleh pemirsa di saluran-saluran tersebut.

Kebanyakan pebisnis yang berjualan di marketplace sangat pelit sekali untuk berikan penjelasan produk, tapi ini artinya ada peluang untuk Anda yang sedang membaca artikel ini bukan?

Berikut beberapa tips untuk meningkatkan penjualan online via situs marketplace:

  1. Tulislah penjelasan yang selengkap-lengkapnya di setiap produk yang Anda tawarkan di marketplace. Panjangnya kira-kira minimal 1000 kata. Penjelasan ini harus original, tidak boleh plagiat alias copy-paste agar efektif.
  2. Tulis judul yang menarik dan berisi “kata kunci” strategis untuk produk Anda, agar mudah ditemukan di mesin pencari.
  3. Buatlah design gambar produk menggunakan Canva agar desain grafis menjadi lebih menarik.
  4. Sertakan logo bisnis Anda untuk branding secara online.
  5. Bagikan setiap produk yang Anda tawarkan di Marketplace ke media sosial secara berkala.

Dengan 5 langkah di atas, maka Anda akan mendapatkan banyak pengunjung ke toko online Anda.

Namun sayangnya, masih ada ganjalan dalam berjualan di marketplace. Ketika pengunjung melihat produk Anda di marketplace, kemudian mereka scroll ke bawah, dan ketemu produk sejenis dengan harga lebih murah dari pedagang lain, maka ini berpotensi sebabkan Anda akan kehilangan penjualan.

Sebagai solusinya, Anda dapat menggunakan website toko online, akan tetapi biayanya lebih besar ketimbang menggunakan website landing page.

Baiklah, saya paparkan sedikit kenapa Anda harus jualan online menggunakan website landing page.

Gunakan Website Untuk Berjualan Online

Website landing page merupakan website dengan domain pilihan Anda sendiri dan hosting super cepat, aman dan stabil. Di dalam website tersebut, hanya Anda yang berjualan, tidak ada pesaing. Dengan cara ini, potensi penjualan Anda akan lebih besar, dan potensi penjualan ke pesaing Anda sama sekali tidak ada.

Beda dengan marketplace yang di dalamnya banyak orang yang menjual produk serupa dengan produk yang Anda tawarkan. Inilah kenapa Anda harus mulai menggunakan website untuk meningkatkan penjualan online.

Selain itu, website landing page dapat Anda pasangkan Facebook Pixels. Facebook Pixels berguna untuk re-marketing, sistem yang mencari pelanggan atau konsumen untuk bisnis Anda. Anda juga dapat memasang iklan di Google dan menargetkan ke wilayah tertentu dan orang-orang tertentu ketika Anda sudah memiliki website yang memenuhi syarat untuk beriklan di Google.

Contoh, seperti Bakso Prabu di Jakarta Timur, yang menggunakan media sosial Instagram dan juga menggunakan website untuk pemasaran digital. Peningkatan positive pada penjualan offline dan penjualan online melalui GoFood dan GrabFood dapat terlihat.

Jadi, apapun bisnis Anda, mulailah menggunakan website. Harga website landing page yang modern, profesional, dan mobile responsive hanya Rp. 850.000 per tahun. Ini artinya, per bulan biaya website hanya sekitar Rp. 70.000 saja, atau lebih murah dari secangkir kopi setiap hari.

Daftarkan Bisnis Offline Anda di Google Bisnisku

Seperti Bakso Prabu, bisnis kuliner ini memang konsepnya adalah offline. Namun mereka menjalankan pemasaran digital melalui sebuah konsultan bernama KiosMaya. Hampir seluruh saluran online mereka gunakan untuk menginformasikan keberadaan bisnis offline tersebut.

Termasuk pada Google Bisnis ku, yang ketika orang mencari informasi “Bakso Enak di Jakarta Timur” maka akan ada hasil sebuah peta yang berisi nama tempat makan bakso tersebut, berikut peta, nomor telepon dan website.

bakso prabu jaktim

Dengan cara ini, bisnis offline Anda akan semakin banyak yang mengetahui. Semakin banyak orang yang mengetahui, maka semakin besar potensi peningkatan penjualan Anda.

Ada satu hal yang perlu Anda ingat. Pemirsa online mungkin tidak akan langsung menghubungi Anda, akan tetapi mereka akan mencari informasi lebih lanjut. Oleh karena itu, website landing page sangat penting untuk bisnis Anda.

Para pemirsa akan klik untuk masuk ke website Anda dari hasil pencarian Google tersebut. Dan sajikanlah informasi seperti menu makanan dan harga di website Anda, serta cara pemesanan. Ini merupakan cara meningkatkan penjualan online untuk bisnis offline yang mungkin jarang diketahui orang.

Daya saing Anda akan meningkat jika telah menjalankan beberapa cara tersebut. Terutama pada masa pandemi sekarang ini, para pesaing Anda mungkin sudah banyak yang gulung tikar.

Miliki WhatsApp Business

Banyak sekali kegunaan WhatsApp for Business. Selain untuk berkomunikasi, Anda juga dapat menerapkan balasan otomatis untuk para konsumen Anda. Selain itu, Anda juga dapat membuat katalog produk pada WhatsApp Business.

Dengan menggunakn WhatsApp Business, selain lebih kredible, Anda juga dapat efektif menerima order dan menawarkan produk Anda tanpa harus melakukan Spam.

Gunakan FansPage Facebook

Anda dapat membuat katalog produk di FansPage Facebook. Selain itu, dengan fanspage maka Anda memiliki basis pemirsa yang kedepannya semakin banyak. Ini artinya, Anda dapat menurunkan biaya promosi ketika basis pemirsa di FansPage Anda telah mencapai ratusan ribu pengguna.

Akan tetapi, untuk membangun basis pemirsa, jangan pernah terjebak untuk menggunakan jasa fans bot atau fans palsu. Sebab, hal itu akan percuma saja, tidak dapat berikan kontribusi atau tidak akan berdampak ke bisnis Anda. Bahkan, menggunakan fans palsu dapat sebabkan kepercayaan terhadap bisnis Anda akan menurun.

Tips Membangun Basis Pemirsa di Facebook

  1. Buatlah Fanspage.
  2. Bikin katalog produk.
  3. Sambungkan ke Instagram (IG for business).
  4. Undang semua teman facebook Anda.
  5. Buatlah postingan setiap hari menggunakan desain grafis yang menarik.
  6. Sebarkan artikel atau produk di website Anda ke Fanspage bisnis Anda.
  7. Beriklan di Facebook untuk mendapatkan fans baru yang lebih banyak secara lebih cepat.

Memang pada awalnya, ini akan membutuhkan dana, terutama untuk beriklan di Facebook. Namun percayalah, ketika basis pemirsa Anda sudah banyak, maka Anda dapat mengurangi biaya iklan di Facebok untuk FansPage bisnis Anda tersebut.

Demikian untuk beriklan di Instagram, pasanglah iklan melalui FB Business Manager agar Anda dapat menargetkan pemirsa secara lebih terperinci.

Analisa Semuanya!

Ya, Anda harus analisa semua upaya pemasaran online tersebut. Caranya, cukup menggunakan Google Analytics saja. Jika Anda membuat website melalui sebuah penyedia website bernama KiosMaya, Google Analytics sudah tersedia di website Anda.

Penutup

Pandemi ini sebetulnya merupakan momentum bagi Anda pebisnis offline untuk meningkatkan penjualan. Anda dapat mengisi pasar yang ditinggalkan oleh para pesaing Anda karena usahanya tutup. Akan tetapi, siapa yang yang mengetahui bisni Anda jika tidak Anda informasikan?

Saluran online merupakan sarana yang paling ideal untuk menyebarkan informasi keberadaan bisnis Anda untuk sekarang ini. Dan ini juga merupakan cara untuk mengatasi PSBB untuk bisnis Anda.

Berjualan online di marketplace mungkin tidak semudah yang Anda bayangkan. Terlalu banyak pesaing dan semakin ketat persaingannya, terutama persaingan harga.

Jadi, mulailah untuk menggunakan website sebagai cara meningkatkan penjualan online untuk bisnis offline Anda, dan kombinasikan seluruh cara di atas.

Semoga artikel singkat ini dapat bermanfaat untuk Anda para pebisnis offline yang sedang berjuang dalam menghadapi masa pandemi.

 

Pin It on Pinterest

Share This