6 Aplikasi Fintech untuk Transaksi Pembayaran di Indonesia

Perkembangan teknologi telah membawa kita pada perubahan dalam cara mendapatkan dan melakukan sesuatu. Setelah sebelumnya online banking banyak digunakan untuk transaksi online, aplikasi fintech untuk transaksi pembayaran di Indonesia kini sudah semakin banyak tersedia.

Hal ini di dukung dengan paket kebijakan ekonomi yang di keluarkan pada rezim presiden Jokowi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) telah menjadi fasilitator lahirnya ratusan startup fintech di Indonesia.

Daftar Aplikasi Fintech untuk Transaksi Pembayaran Non Tunai

Aplikasi fintech sangat beragam, kali ini kami mengulas aplikasi fintech untuk transaksi pembayaran. Karena hal paling utama dalam teknologi keuangan adalah untuk pembayaran (payment gateway). Aplikasi fintech sangat mendukung para pelaku bisnis UKM di Indonesia untuk melakukan transformasi digital dalam hal transaksi keuangan, sehingga perubahan akan semakin cepat dari transaksi tunai ke transaksi cashless.

Berikut ulasan dan deretan daftar aplikasi fintech untuk transaksi pembayaran di Indonesia.

iPaymu

iPaymu merupakan Aplikasi fintech untuk transaksi pembayaran toko online dan toko offline. iPaymu sudah terhubung ke 140 bank di Indonesia pada jaringan Visa, MasterCard, dan JCB. Saat ini iPaymu telah digunakan oleh 48.113 merchant (penjual) di seluruh Indonesia. Aplikasi iPaymu bisa digunakan untuk transaksi debit non tunai sebagai alat pembayaran, hal ini biasa di sebut sebagai dompet elektronik atau dompet digital.

platform yang di dukung aplikasi fintech ipaymu

iPaymu lebih mengkhususkan untuk memfasilitasi toko online agar dapat menerima pembayaran dari kartu kredit. Setiap transaksi dikenakan biaya 1% jika menggunakan e-wallet, dan 4% jika menggunakan kartu kredit. Para pemilik website toko online dengan platform prestashop dan woocommerce dapat menggunakan modul pembayaran dari iPaymu.

Doku

Doku merupakan alat pembayaran elektronik yang menggunakan teknologi QR (Quick Response). Saat ini Doku sudah digunakan hampir 1 juta orang di Indonesia. Dengan kemudahan cara isi saldo dan cara pakai, hal ini menjadikan Doku sebagai salah satu aplikasi fintech paling popular sebagai alat pembayaran.

doku aplikasi fintech untuk transaksi pembayaran

Doku dapat digunakan mulai dari untuk transaksi pembayaran pada restoran dan cafe, pembelian tiket pesawat, hotel, konten digital, pulsa elektronik, dan sebagainya. Anda dapat melihat daftar merchant doku disini.

Dimo

Aplikasi fintech untuk transaksi pembayaran yang satu ini menggunakan kode QR yang di pasang di para penjual. Hal ini mengubah para pedagang kaki lima dapat menerima pembayaran melalui sticker QR yang dipasang di gerobaknya. Kini para pedagang tahu bulat digoreng dadakan pun dapat bertransformasi digital.

dimo untuk alat pembayaran elektronik pedagang keliling

Kecanggihan teknologi yang dimiliki aplikasi fintech DIMO memungkinkan lintas transaksi ke beberapa penerbit aplikasi fintech lainnya. Produk Dimo ini dikemas sangat sederhana sehingga dapat lebih banyak terpakai di tengah masyarakat. Toko kelontong anda berminat untuk menerima pembayaran melalaui Dimo ? segera dapatkan informasi Dimo selengkapnya disini.

Cashlez

Selain sebagai alat pembayaran non tunai, cashlez memberikan fitur administrasi penjualan online bagi para pemilik toko. Para admin toko dapat memantau transaksi secara langsung dan memindahkan saldo ke rekening bank dalam waktu 1 hari. Cashlez di fasilitasi sebuah alat untuk menerima pembayaran dari kartu debit dan kartu kredit visa, master card dan JCB.

cashlez aplikasi fintech untuk transaksi pembayaran mobile

Saat ini cashlez sudah digunakan oleh 5000 pengguna di seluruh Indonesia. Teknologi cashlez memungkinkan untuk pengiriman bukti pembayaran ke konsumen tanpa kertas (paperless) baik melalui SMS maupun melalui e-mail. Cashlez dapat dipakai untuk para pedagang di pasar malam, pedagang keliling, dan juga untuk anda yang berjualan melalui pameran di perkantoran dan pekan raya jakarta. Silahkan lihat fitur cahslez selengkapnya disini.

GoPay

Dengan 10 juta hingga 50 juta pengguna aplikasi Go-Jek di seluruh Indonesia, perusahaan startup unicorn ini telah berhasil menjadi alat pembayaran non tunai skala nasional. GoPay telah menjadi aplikasi fintech untuk transaksi pembayaran non tunai terbesar di Indonesia.

gopay sebagai aplikasi fintech paling banyak digunakan di indonesia

Pengisian saldo GoPay dapat dilakukan melalui ATM, Internet Banking dan Mobile Banking. Go-Pay dapat digunakan untuk membayar seluruh transaksi dalam aplikasi Go-Jek. Aplikasi Go-Jek kini sudah menjadi aktivitas akses keseharian, mulai dari transportasi, belanja kebutuhan sehari-hari, hingga untuk memesan tiket penerbangan dan hotel.

Go-Pay juga mendukung pembayaran sebagian, artinya sebagian pembayaran dapat dilakukan melalui uang cash, sebagian melalui saldo Go-Pay. Aplikasi Go-Jek akan lebih dapat di andalkan jika sudah menggunakan disaster recovery center di Indonesia, karena AWS sebagai tempat hosting Go-Jek juga sempat mengalami kelumpuhan sistem.

KasPay

Sebuah forum yang fenomenal bernama kaskus yang sebelumnya terkenal dengan menyediakan gambar cabul, kemudian dibeli oleh grup perusahaan besar dan kemudian namanya terangkat. Forum kaskus juga banyak digunakan untuk promosi barang jualan oleh para pengguna yang mayoritas pelajar. Banyak penipuan jual beli terjadi, para moderator melakukan inisiatif membuat sebuah rekening bersama atau ‘RekBer’. Hanya saja, lagi-lagi terjadi penipuan dimana rekber tersebut dibawa kabur (kasus PiggyBank).

Kaskus mengeluarkan KasPay untuk saldo yang dapat digunakan sebagai transaksi di forum kaskus. Tadinya, KasPay hanya dapat digunakan untuk bayar iklan KasAd, Verifikasi anggota, dan transaksi sejenisnya.

Sekarang KasPay sudah ber-transformasi, sehingga dapat digunakan untuk transaksi pembelian melalui forum jual beli kaskus dan beberapa merchant yang telah bekerjasama. Sayangnya, Kaspay belum ada versi aplikasi mobile.

Tips Untuk Para Pengguna Aplikasi Fintech untuk Transaksi Pembayaran

Dalam menggunakan aplikasi fintech untuk transaksi pembayaran, beberapa hal yang perlu di perhatikan antara lain :

  • Keamanan. Download langsung dari situs penyedia aplikasi fintech tersebut untuk mencegah aksi phishing. Phishing dapat menguras saldo atau memindahkan saldo anda ke rekening lainnya.
  • Kestabilan. Pilihlah aplikasi fintech yang paling stabil, yang jarang macet di tengah transaksi.
  • Popularitas. Semakin populer aplikasi fintech tersebut, semakin besar kemungkinan anda untuk dapat menggunakannya.
  • Kemudahan. Produk fintech yang layak digunakan adalah yang dapat memudahkan dalam berbagai urusan, seperti untuk top up saldo dan pengembalian dana (refund) atas pembatalan transaksi.
  • Fleksibilitas. Pilih produk fintech yang paling banyak dapat digunakan sebagai transaksi pembayaran. Hal ini tidak hanya bergantung kepada mechant yang dapat menerima, tapi lihat juga berapa mitra penerbit kartu pembayaran dan aplikasi fintech untuk transaksi non tunai yang terhubung dengan aplikasi tersebut.
  • Profil Perusahaan. Semakin lama perusahaan penyelenggara transaksi elektronik tersebut berdiri, semakin dapat dipercaya untuk dapat terus digunakan dimasa depan.

Demikian ulasan singkat mengenai aplikasi fintech untuk transaksi pembayaran non tunai sebagai platform awal revolusi transformasi digital di Indonesia yang semoga semakin cepat berkembang.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Berbagai Aplikasi Fintech untuk Transaksi Pembayaran
Author Rating
51star1star1star1star1star
Silahkan berdiskusi..
Post Tagged with ,

One Response so far.

  1. […] IT sudah harus meninjau ulang kesiapan strategi pemulihan bencana downtime mereka. Terutama untuk perusahaan fintech di Indonesia yang menyelenggarakan transaksi […]

Pin It on Pinterest

Share This